Dari Puspa Agro, MMA Ekspor Kelapa ke Kanada

PUSPA AGRO >> Sebagai pusat perdagangan, Puspa Agro memiliki daya tarik dan menjadi magnet kuat bagi pelaku bisnis berbasis agro (pertanian). Dari pasar induk yang berlokasi di Desa Jemundo, Taman, Sidoarjo ini, aneka komoditas  pertanian tidak saja didistribusikan ke pasar-pasar skala lokal dan regional, pasar antar-pulau, bahkan ekspor pun ditembus.

Salah satunya adalah komoditas kelapa yang kini menjadi favorit bagi pelaku bisnis agro, selain aneka buah, sayur, dan palawija. Adalah PT Mitra Mina Agro (MMA) yang kini mengembangkan bisnis kelapa di Puspa Agro khusus memenuhi pasar ekspor. Dari lapak Puspa Agro, sejak 13 Maret 2018, MMA telah mengekspor komoditas semi hushed coconut (kelapa kupas sabut) ke Toronto, Kanada.

Ekpor perdana itu dilakukan dengan memberangkatkan satu kontainer 40 feet (sekitar 26,5 ton). Disusul ekspor kedua juga ke Kanada dengan volume yang sama. Selain Kanada, rencananya, semi hushed coconut ini juga diekspor ke Thailand, China, Dubai, Pakistan, dan India.

Menurut Direktur Utama PT MMA, Nanang Soengkono, Kamis (22/3/2018)  selain semi hushed coconut, dari Puspa Agro, MMA juga akan mengekspor white copra dan white meat. Kedua produk ini juga diproyeksikan untuk pasar ekspor dengan negara tujuan: India, Thailand, Srilanka, China, Dubai, India, dan Amerika Serikat (AS). Di kawasan Puspa Agro, lanjut Nanang Soengkono, MMA juga akan mengoperasikan pabrik greated coconut (parutan kelapa) dengan tujuan ekspor ke Kanada, AS, dan beberapa negara di Eropa.

Kelapa yang masuk ke Puspa Agro berasal dari sejumlah daerah di Indonesia. Dari Jawa Timur, kelapa   banyak dipasok dari Banyuwangi, Lumajang, Jember, dan Trenggalek. Selain itu, kelapa dari Pangandaran, Jateng juga mengalir ke Puspa Agro. Tidak hanya itu, kelapa dari sejumlah sentra pengasil di Sulawesi, seperti Luwuk, Toli-toli, Palu, Gorontalo, dan Flores juga masuk ke Puspa Agro.

Di pasar lokal, distribusi kelapa dari Puspa Agro banyak tersalur ke pasar-pasar Surabaya dan Sidoarjo serta  beberapa daerah di Jatim, seperti Gresik, Babat (Lamongan), Tuban, Bojonegoro, Mojosari (Mojokerto), Pare (Kediri), Kertosono. Bahkan, dari Puspa Agro kelapa juga terdistribusi ke Jatirogo (Cepu), Solo, dan Yogyakarta.

Para pebisnis kelapa tertarik menjadikan Puspa Agro sebagai pusat bisnis karena lokasi yang luas dan nyaman, parkir yang memadai, dan tersedia tempat khusus untuk pembuangan sabut kelapa. Apalagi, untuk keperluan bongkar muat, kontainer atau truk  pengangkut kelapa langsung bisa masuk ke dalam gedung pasar. Induk ini. (sha)

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*