Gubernur: Realisasi Akses Puspa Agro Dimulai 2021

PUSPAAGRO>> Pemerintah Provinsi Jawa Timur memastikan, akses menuju pasar induk agrobis Puspa Agro segera direalisasikan. Jumat (25/12/2020) siang, Gubernur Khofifah Indar Parawansa meninjau kembali lokasi yang hendak dijadikan akses jalan baru tersebut.

Menurut rencana, realisasi pembangunan akses dimulai tahun 2021. Pada Agustus lalu, Khofifah sempat meninjau kawasan yang diplot untuk akses jalan itu. Ia melihat langsung lahan yang akan dijadikan akses jalan menuju area Puspa Agro. Lahan itu terdiri atas empat bidang. Dua bidang milik Pemprov Jatim, satu bidang berupa tanah kas desa, dan satu bidang berupa pabrik.

Rencana pembangunan akses jalan baru itu juga sudah disampaikan ke Kementeraian PUPR. Ada dua rencana yang bakal diterapkan. Keduanya yakni, penyambungan jalan dari Puspa Agro ke Jalan Raya Kletek dan penyambungan ke jalan Tol.

Khofifah mengatakan, kedua opsi tersebut telah disepakati oleh Kementerian PUPR. Syaratnya, pemerintah provinsi harus bisa memastikan ada potensi bisnis di sekitar Puspa Agro. Dia yakin, syarat itu bisa dipenuhi. Karena itu, realisasi akses menuju Puspa Agro bisa segera dimulai.

‘’Tahun depan, sudah ada rencana dan penganggaran untuk pembangunan jalan tersebut,’’ tandasnya.

Dia menambahkan, proses land clearing atau pembukaan lahan sudah berlangsung. Tahapan itu dilakukan pada lahan milik Pemprov. Selanjutnya, Pemprov fokus pada pembebasan dua bidang lahan yang berupa tanah kas desa (TKD) dan pabrik yang sudah tutup.

‘’Komunikasi terkait bidang lahan itu sudah dilakukan dengan intens,’’ imbuhnya.

Puspa Agro memiliki luas sekitar 50 hektar. Di area tersebut, ada 12 bangunan. Masing-masing bangunan terdiri atas banyak stan. Puspa Agro juga memiliki fasilitas cold storage, rumah pemotongan hewan, serta area parkir yang cukup luas yang mampu menampung ribuan kendaraan.

Hingga kini pengembangan potensi pasar tersebut belum maksimal. Salah satu sebabnya, akses menuju Puspa Agro masih terhambat. Kendaraan dari luar Surabaya yang melalui tol, harus keluar di exit tol Waru. Selanjutnya baru bisa mengarah ke Puspa Agro melewati jalan protokol yang cenderung  macet. Karena itu, pembangunan akses jalan baru itu diharapkan mampu mengoptimalkan peran Puspa Agro bagi perekonomian Jatim. (sto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*