Pemprov Maluku Studi Banding ke Puspa Agro

PUSPA AGRO >> Sekitar 40 pejabat Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di jajaran Pemprov Maluku berkunjung ke Puspa Agro, Selasa (24/4/2018). Dipimpin ketua rombongan Basir Wattiheluw, mereka terdiri atas perwakilan DKP di beberapa kabupaten dan DKP Pemprov Maluku.

Dirut Puspa Agro memaparkan program.

Di Puspa Agro, mereka diterima langsung oleh Dirut PT Puspa Agro Abdullah Muchibuddin di VIP room Gedung Tani. Tidak hanya studi banding, kunjungan ini juga dimaksudkan menjajaki peluang kerja sama bisnis sektor agro atau pertanian. Beberapa kabupaten di Maluku, sebagaimana disampaikan Basir, memiliki potensi besar di sektor perikanan tangkap.

“Namun, selama ini kami kesulitan dalam memasarkannya. Kami berharap, Jawa Timur bisa jadi alternatif pemasarannya,” kata Basir. seraya menyebut beberapa komoditas andalan Maluku.

Sementara Abdullah Muchibuddin menyambut baik dibukanya peluang kerja sama bisnis. Dikatakan, selama ini sejumlah komoditas asal Jatim dipasok ke Maluku, di antaranya, beras dan sejumlah komoditas palawija.

“Sinergi bisnis, khususnya antar-daerah provinsi  memang sebuah keniscayaan. Maluku punya apa produk yang kuat dan bisa dikirim ke Jatim. Begitu juga sebaliknya, apa saja dari Jatim yang bisa dipasok ke Maluku. Makin kuat kerja sama yang kita lakukan, dampak positifnya bisa memperkuat stabilitas harga di masyarakat,” kata Udin, sapaan akrab Abdullah Muchibuddin.

Karena itu, ia mendorong Pemprov memiliki BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) yang concern di bidang pangan.  Menurut dia, peran BUMD bisa membantu mempercepat pemasaran hasil panen petani, dalam hal ini termasuk peternak, dan nelayan/petambak. Sementara petani tetap konsentrasi pada produksi.

“Maqom petani itu menanam atau memproduksi. Hadirnya BUMD bisa membantu memasarkan atau memperdagangkan hasil panen petani,” katanya. (sha)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*