Puspa Agro Kembangkan Pertanian Sistem Polyback

PUSPA AGRO>> Sebagai pengelola pusat perdagangan sektor agro (pertanian), manajemen Puspa Agro terus melakukan terobosan penelitian dan uji coba budi daya untuk men-support pengembangan komoditas agro.  Setelah mengoperasikan Puspa Biotek yang berkonsentrasi pada pengembangan bioteknologi, kini menguji coba pengembangan aneka komoditas pertanian dengan sistem polyback.

Dengan lahan sekitar 4.000 meter persegi di area Komplek Puspa Agro, aneka tanaman pertanian, baik dari sektor pangan maupun aneka sayuran tengah dikembangkan di lahan terbuka. Bahkan beberapa komoditas, seperti kangkung, terong, bayam, sudah berhasil dipanen. Uji coba ini belum difokuskan pada budi daya missal untuk kepentingan pemasaran, namun masih lebih pada uji coba penelitian.

“Sistem polyback sudah kami lakukan di Jawa Barat dan berhasil. Di sini baru kami uji cobakan. Kami yakin, di sini juga akan berhasil bagus,” kata Asbin, petugas pengelola budi daya pertanian sistem polyback diPuspa Agro.

Hamparan polyback di Puspa Agro.

Ribuan polyback kini berjajar rapi di area Puspa Agro, menambah hijaunya kawasan terbuka yang ada di komplek pasar induk ini. Sejumlah tanaman yang lagi dikembangkan di antaranya, padi, terong, jagung, edamame, kedelai (lokal), tomat, bunga kol, bayam, kangkung, cabe, brambang, seledri, dan beberapa lainnya.

“Secara bisnis sistem polyback layak dikembangkan karena keuntungannya bisa berlipat ganda,” tandasnya seraya menambahkan, rata-rata tanaman yang dikembangkan dengan sistem polyback, bisa dipanen mulai 2,5 bulan sejak tanam bibit. (sha)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*