Puspa Agro Pacu Kerja Sama dengan Luar Negeri

 SURABAYA, kabarbisnis.com:Pusat Perdagangan Agrobis (Puspa Agro) Jatim kian agresif memasarkan produk-produk agribisnis Jawa Timur. Puspa Agro kini menjajaki perluasan pasar ekspor yang bisa dibidik oleh petani Jatim.

“Ada beberapa negara yang sudah melakukan pembicaraan, seperti Thailand. Di sana ada juga pasar agribisnis besar. Jadi dia punya apa, kita punya apa, itu yang sedang kita jajaki,” ujar Dirut Puspa Agro Erlangga Satriagung, Selasa (22/3/2011). 

Puspa Agro merupakan pasar induk untuk aneka komoditas agro terbesar di Indonesia di lahan seluas 50 hektare. Di sana akan berdiri tujuh los bangunan dengan total stan mencapai 5.000 unit yang memasarkan berbagai produk agro, mulai dari beras, aneka palawija, perkebunan, bunga dan tanaman hias, hingga daging segar. Total investasi yang dikucurkan untuk membangun megaproyek tersebut mencapai Rp638 miliar dan biaya lahan Rp200 miliar. 

Sebelumnya Puspa Agro sudah menjalin komunikasi dengan pengusaha China yang menginginkan pasokan ceker ayam dalam jumlah besar. 

Selain dengan negara-negara tersebut, lanjut Erlangga, pihaknya menjajaki kemungkinan ekspor anggrek ke Singapura. “Perdagangan anggrek di sana besar. Kita juga masuk lewat pengusaha Indonesia di Singapura yang sudah berbisnis anggrek bertahun-tahun,” tuturnya.

Dia menambahkan, pasar berbagai komoditas agribisnis di luar negeri masih sangat besar, baik untuk tanaman pangan, hortikultura, maupun produk perikanan. “Karena itu, perluasan pasar akan terus kami lakukan. Ke depan produk Jatim tak hanya untuk memasok kebutuhan Indonesia timur tapi juga untuk dipasarkan ke luar negeri,” jelasnya. kbc5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*